CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Minggu, 31 Agustus 2008

BERKAH PADA MALAM RAMADHAN


-----------------------------------------------------------
BERKAH PADA MALAM RAMADHAN
(Bila Berpuasa pada siang hari dan Tarawih pada malam hari)
-----------------------------------------------------------

Malam ke :

1 Mereka akan dibebaskan dari semua dosa seperti waktu baru
dilahirkan oleh Ibu

2 Semua dosa dimaafkan dan juga dosa orang tuanya kalau mereka
Islam yang benar

3 Mereka akan mendengar panggilan dai Malaikat Surga untuk
menambah kebaikan mereka

4 Pahala malam ini adalah seperti membaca seluruh Taurah, Zabur,
Injil dan Qur'an

5 Kita akan mendapat pahala sebesar kalau kita sholat di-Masjidil
Haram di-Mekah di-Mesjid Nabawi di-Medinah dan di-Mesjid
Al Aqsho di-Jerusalem

6 Pahala malam ini adalah sama seperti orang yang melakukan
'thawaf' di-Baitul Ma'mur, yang letaknya di-lapisan langit ke-7,
dan setiap batu dan pasir akan meminta kepada Allah untuk
memaafkan dosa kita

7 Pahala malam ini adalah sama seperti umat yang membantu dan
menolong nabi Musa melawan Firaun dan Haman

8 Akan mendatangkan berkah dari Allah seperti apa yang diterima
oleh Nabi Ibrahim a.s.

9 Pahala malam ini adalah seperti kesetiaan Nabi Muhammad s.a.w.
kepada Allah s.w.t.

10 Akan mendatangkan berkah dari Allah untuk didunia
dan diakhirat

11 Pada malam ini umat Islam yang menjalankan semua yang diperintah
akan bersih dari dosa seperti waktu baru dilahirkan

12 Muka muka umat Islam akan bercahaya seperti bulan nanti pada
waktu Kiamat

13 Akan dibebaskan daripada gangguan syaitan pada hari Kiamat

14 Malaikat akan bersaksi bahwa orang tsb telah menjalankan ibadah
Tarawih sehingga akan dibebaskan dari siksaan pada hari Kiamat

15 Malaikat akan berdoa agar mereka selamat

16 Allah akan memberikan ijazah agar bebas api neraka dan
diperbolehkan masuk surga

17 Akan mendapat pahala seperti pahalanya para Nabi
18 Malaikat akan mendoakan: Hai Umat Allah, kamu dan orangtuamu
telah diberkati Allah

19 Pahalanya mereka akan diangkat ke surga Firdaus

20 Akan diberikan pahala seperti orang yang mati Syahid
21 Diberikan rumah yang terang disurga

22 Dibebaskan dari kesedihan dan kesulitan

23 Akan diberikan hadiah kota di surga

24 Segala permintaan yang diridhoi akan dikabulkan
25 Dibebaskan dari siksa kubur

26 Pahalanya sama dengan menjalankan ibadah wajib selama
40 tahun

27 Meraka akan dibangkitkan bercahaya pada hari Kiamat
28 Pahalanya senilai 1000 derajat di surga

29 Pahalanya sama seperti 1000 kali menunaikan ibadah Haji

30 Allah akan memerintahkan manusia : Hai manusia, makanlah
buah dari surga dan mandi disungai
Salzabil dan minum dari telaga Alkautsar. Saya adalah
Tuhanmu dan kamu adalah Hambaku

Sabtu, 30 Agustus 2008

PKS Bekali CAD Pusat dengan Materi Media



Di satu sisi, kenyataan ini menyebabkan politik menjadi bahan yang selalu menarik untuk diberitakan oleh media, sehingga menjadi sorotan. Di sisi lain, partai dan aktor politik sangat berkepentingan dengan media guna memberikan pendidikan politik bagi masyarakat.


Dewasa ini, media memiliki peran yang sangat penting dalam demokrasi. Karena masa kini kehidupan politik berada di era mediasi, terutama media massa. Di satu sisi, kenyataan ini menyebabkan politik menjadi bahan yang selalu menarik untuk diberitakan oleh media, sehingga menjadi sorotan. Di sisi lain, partai dan aktor politik sangat berkepentingan dengan media guna memberikan pendidikan politik bagi masyarakat. Dalam komunikasi politik, konstruksi realitas oleh media massa tersebut menjadi sangat khas. Karena bagaimana sebuah media mengkonstruksikan sebuah peristiwa politik akan memberikan citra tertentu tentang peristiwa ataupun aktor politik itu. Oleh karena itulah, aktor politik sangat berkepentingan untuk membangun hubungan yang baik dengan para wartawan dan berbagai media.

Didasari kondisi ini, Bidang Kewanitaan DPP PKS pada Kamis (28/8), di Jakarta melakukan pembekalan tentang Peran Media dalam Pendidikan Politik Masyarakat kepada para Calon Anggota Dewan Perempuan DPR RI dari PKS yang berdomisili di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. “Media massa memiliki kemampuan untuk melipatgandakan pesan dan bisa mengaitkan satu komunikasi dengan saluran lainnya. Oleh karena itu, peran media massa sangat strategis dalam memberikan pendidikan politik pada masyarakat. Melalui pembekalan ini, para CAD perempuan PKS diharapkan mampu memanfaatkan sarana strategis ini untuk menyampaikan pesan-pesan perjuangan yang kami bawa untuk kemajuan bangsa, khususnya untuk kaum perempuan Indonesia”, ujar Ledia Hanifa, S.Si, M.Psi.T.

Maya Damayanti, sebagai pemateri dari ALTA Communication menjelaskan tentang strategi komunikasi efektif, manajemen isu, dan komunikasi politik melalui media massa. “Media massa ini penting agar masyarakat memahami dan tidak ada kesenjangan informasi antara politikus dan masyarakat. Karena tingkat kepercayaan masyarakat terhadap media massa sangat tinggi” ujar Maya dalam diskusi yang berlangsung dengan lebih dari dua puluh orang caleg perempuan dari PKS untuk DPRRI ini.



Pengirim: Muhammad Hilal Nugraha Update: 29/08/2008 Oleh: Muhammad Hilal Nugraha

Pemimpinlah yang mencerminkan rakyat.





Sudah mumayyiskah anda?
jika sudah.Yang Haq itu jelas dan yang batil itu nampak.Lihatlah dengan mata hati keimanan anda.Beda bandingkanlah kebenaran yang hakiki.Pemimpinlah yang mencerminkan rakyat.

Mengenang Kesyahidannya; Fiqh Perubahan Asy-Syahid Ahmad Yaseen



Ala' An-Nadee*

Islamonline

Fiqh perubahan yang dianut oleh Syaikh Ahmad Yaseen diyakini mampu menciptakan perubahan ril di lapangan. Karenaya, studi atas fiqh mendiang menjadi penting dan asas bagi semua gerakan perubahan secara umum dan gerakan jihad secara khusus.

Statemen di atas tidaklah berlebihan atau hanya kecenderungan emosional simpatisme. Keberhasilan konsep perubahan Syaikh Asy-Syahid diakui oleh lawan-lawannya sebelum diakui oleh pendukungnya. Keberhasilan itu memberikan pengaruh kepada situasi Palestina dan bahkan melampaui batas teritorial Palestina ke dunia internasional.

Kesyahidan Syaikh Ahmad Yaseen yang menjadi peristiwa menarik perhatian setiap level politik menegaskan betapa dalam perubahan dan penharuh sang maestro revolusi ini.

Tumbuhan di tengah badai

Di awal perjuangannya, Asy-Syahid berangkat dan membangun format persepsinya berdasarkan ihlam (inspirasi) pemikiran Islam. Namun proses pembentukan ini tidaklah mudah. Beliau hidup ditengah situasi bergolak dan rumit. Semua upaya pasukan Arab untuk mengalahkan militer Israel sudah menguap. Semua harapan yang digantungkan kepada sebagian gerakan Palestina sudah pupus setelah indikasi pengunduran sudah muncul.

Dalam situasi seperti inilah Syaikh Asy-Syahid memulai menformat pemahaman dan membangun proyek perubahannya.

Beliau yakin bahwa inspirator perubahan hanya ada akan tumbuh dari nafas budaya dan moral manusia. Budaya dan moral itulah yang selanjutkan akan menguasai manusia dalam segala bidangnya dan menjadi pengedali dari semua persepsinya. Pemahaman beliau inilah yang akhirnya menemukan ruang di masyarakatnya sehingga tercipta miliu melalui upaya dan kesungguhan berkesinambungan. Melalui pengembangan, menjauhi sikap reaksioner, dan tidak tergesah bersikap maka perubahahan itu menjadi kristal kuat yang tidak mungkin dihancurkan.

Apa yang disaksikan oleh Syaikh Asy-Syahid dalam kerja perjuangan berupa hambatan dan tantangan semakin meyakinkan kebenaran konsep perubahannya. Reaksioner dalam kerja militer tanpa perhitungan dan persiapan dan mengandalkan kemampuan internal serta mengindar dari pendidikan masyarakat justru telah menjatuhkan banyak gerakan dalam "tawanan tarik ulur" bahkan tak sedikit yang saling beradu 'tanduk'. Sebab mereka dikuasai oleh partai duniawi yang memiliki keterbatasan nilai, visi dan misi.

Menyiapkan masyarakat terlebih dulu

Kepemimpinan jamaah Ikhwanul Muslimin dipegang oleh Syaikh Asy-Syahid di Jalur Gaza dan Tepi Barat setelah tahun 1968 setelah Ismael Al-Khalidi keluar.

Sejak saat itu, persepsi pemikiran yang dibangun Syaikh mengalami fase perpindahan dari konsep menuju praktik penerapan. Gerakannya pun aktif memberikan tauiyah (penyadaran) kepada masyarakat. Syaikh tidak terburu-buru. Beliau sadar beban berat masyarakat Palestina dan gerakannya menghadapi musuh Israel yang didukung dunia luar.

Syaikh mendorong pengikutnya untuk menfokuskan kesungguhannya pada medan sosial. Proyek perubahan difokuskan kepada landasan jihad tidak akan terbuka benuhnya dan berbuah selama realitas masyarakat belum disirami dengan makna dan nilai-nilai Islam, terutama nilai-nilai keterpautan dan solidaritas.

Syaikh saat itu belum siap meninggalkan konsep pemahaman perubahannya dengan tekanan peristiwa. Karenanya, beliau komitmen dengan falsafah perubahan yang dia yakini dan menolak semua upaya propaganda yang mendorong gerakannya kepada konfrontasi yang belum waktunya.

Manusia dan membentuk masyarakat berdasarkan nilai-nilai Islam adalah dua fokus yang menjadi landasan proyek perubahannya.

Masyarakat Islami ….titik tolak dan benih perubahan

Benih perubahan pertama dalam proyek perubahan Asy-Syahid Syaikh direpresentasikan dalam pembentukan Mujamma' Islami di Gaza tahun 1973. Mujamma' telah membumikan makna-makna pemahanan perubahan Syaikh. Mujamma' ini terdiri dari Masjid Iqtida yang dijadikan sebagai eksperimen pertama dalam unsur perubahan. Sebab masjid dijadikan tempat pendidikan untuk membentuk kepribadian muslim.

Di samping masjid itu terbentuk lembaga pendidikan anak-anak, sekolah Islam, dan gedung penyelenggaraan acara-acara tertentu. Di sana digelar berbagai macam acara dari berbagai sektor dakwah dan ekonomi. Syaikh semakin bahwa akar perubahan tidak akan tumbuh kecuali secara sosial. Sebab proyek perubahan itu harus melibatkan seluruh komponen masyarakat.

Terburu-buru dan tudingan

Syaikh konsisten dengan politik "menahan nafas panjang". Dengan kesabaran dan keuletannya, landasan masyarakat yang meyakini proyek perubahan semakin menemukan ritme untuk meluas dan mengakar. Muncullah suara-suara agar segera mengefektifkan gerakan perubahan ke ladang jihad melalui methode militer. Dari dalam tubuh gerakannya muncul suara itu meski terbatas. Dari luar gerakannya muncul tuduhan bahwa gerakannya mengesampingkan kewajiban jihad bahkan dituduh berpihak kepada Israel. Tudingan dan propaganda ini tidak melemahkan Asy-Syahid dalam meneruskan perjuangannya. Sejak awal beliau sadar bahwa perjuangan jihad dengan Israel adalah pilihan satu-satunya dalam proyek perubahan ini.

Namun beliau ingin proyek perubahan dan perjuangan jihad yang merupakan puncaknya dibangun di atas landasan kokoh di bumi, dahannya harus lebih kokoh dari rantingnya sehingga tidak mudah rapuh.

Kelahiran itu

Ketika Syaikh sudah nyaman berdiri di atas realitas masyarakat yang diwarnai oleh nilai Islam, bersama murid-muridnya mendirikan Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) mendirikan di akhir tahun 1987. Namun dengan pembentukan gerakan ini, Syaikh tidak mundur dari perubahan masyarakat. Justru masyarakat itulah yang mendasari gerakan jihad. Beliau membuka gerakannya untuk setiap unsur Islam. Beliau membuka kaidah dialog dan partisipasi. Pengumuman pendirian Hamas disusul dengan Intifadlah I atau yang dikenal dengan "Intifadlah dengan batu".

Sejak awal gerakan Hamas menyatakan bahwa proyek pembebasan Palestina tidak mungkin kecuali dengan pilihan satu-satunya melalui gerbang jihad, membudayakan pengorbanan dan gugur syahid. Pertumbuhan gagasan ini pun sangat drastis. Banyak pihak yang menilai bahwa gerakan ini hanya berjuang sejak 1987 dimana ia dilahirkan. Namun selama bertahun-tahun mereka sudah melakukan perjuangan perubahan budaya dan pemikiran sebelum dilahirkan.

Dengan Intifadlah I dan II gerakan Hamas mampu tegar menghadapi tantangan tersulit. Gerakan yang berjalan sesuai dengan manhaj Syaikh tidak pernah gentar dengan ancaman pembunuhan para pemimpinnya dan kadernya. Sebab pelajaran pertama yang ditanamkan Syaikh Asy-Syaikh adalah "ketergantungan hanya kepada nilai dan ajaran tertinggi", "kesetian kepada pribadi harus diukur sejauh mana kesetiaan pribadi itu kepada jalan Islam. Kesetian itu akan menemukan bukti pembenarannya dengan kesinambungan perjuangan dan tidak merendah di hadapan badai.

Jika gerakan Hamas sudah menyerap konsep perubahan Syaikh Ahmad Yaseen, maka landasan perubahan masyarakat tidak akan pernah berhenti. Jihad pun menjadi tuntutan sosial dan menyebarlah budaya mati syahid.

Inspirasi dan pelajaran

Musuh Israel mengira pembunuhan Syaikh Ahmad Yaseen akan menghancurkan semangat rakyat Palestina untuk melawan. Israel berjanji menemukan kemenangan setelah membunuh Syaikh Yasin. Realitas akan membuktikan – dengan daya dan kekuatan Allah – persangkaan Israel hanya khayalan. Pohon perubahan yang ditanam Syaikh Yaseen dan disirami dengan darah dan keringatnya di Palestina tidak akan bisa dicabut oleh kekuatan manapun.

Syaikh Asy-Syahid berpulang setelah membuktikan kebenaran janjinya kepada Allah. Beliau meninggal dunia dengan cara yang sesuai dengan pribadinya.

Di antara tanda-tanda kesetiaan beliau ketika anak-anak bangsa ini berusaha menjaga dan merawat warisan Syaikh Asy-Syahid.

Banyak dari anak bangsa Arab ini mengusung konsep perubahan yang diambil dari tokoh dan sosok yang bukan dari akar kita (Arab), tentu tak ada aib untuk mengambil yang bermanfaat dari orang lain. Namun yang aib adalah melupakan jasa dan pemikiran orang-orang besar seperti Syaikh Yaseen yang sulit dilupakan oleh ingatan manusia. (bn-bsyr)